Setelah beberapa hari mengikuti perkembangan di Mesir, akhirnya saya memutuskan menulis tulisan ini. Dorongan itu muncul ketika banyak kalangan pro dan kontra beradu opini di berbagai media. Suatu fenomena lumrah di era keterbukaan.

Namun sayangnya ada beberapa gelintir individu maupun kelompok justru kebablasan – atau sengaja kebablasan – dalam menyajikan opini. Beberapa diantaranya cenderung melakukan serangan yang sayangnya absurd dan tak berdasar bahkan jauh dari faktual. Sebut saja saudara kita Zuhairi Misrawi, analis politik Timur Tengah dan politisi muda yang mengaku memperjuangkan prinsip demokrasi yang secara serampangan berkicau soal konflik di Mesir dalam akun twitternya. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam teruntuk Rasulullah –Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Waktu sebelum salam dalam shalat termasuk waktu mustajab untuk dikabulkannya doa. Yakni setelah membaca tasyahhud dan shalawat atas Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Karenanya dianjurkan memperbanyak doa padanya sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,

ثُمَّ يَتَخَيَّرُ مِنْ الدُّعَاءِ أَعْجَبَهُ إِلَيْهِ فَيَدْعُو

Kemudian ia memilih doa yang disukainya lalu berdoa dengannya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim) Baca entri selengkapnya »

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam teruntuk Rasulullah –Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Seandainya disingkap kepada kita tentang ajal kita, bahwa Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan terakhir dalam hidup kita. Bagaimana kita menjalani Ramadhan kali ini? Berapa kebaikan yang berusaha kita kumpulkan?

Pastinya kita akan sungguh-sungguh mengisi siang dan malamnya dengan banyak ibadah. Banyak amal-amal kebaikan yang kita lakukan, walau membutuhkan pengorbanan tenaga dan materi yang tak sedikit. Mengikhlaskan niat dalam semua amalan. Bertekad meninggalkan semua yang bisa merusak puasa dan mengurangi kesempurnaannya. Intinya, kita akan serius menjalani Ramadhan tahun ini. Baca entri selengkapnya »

Oleh: Badrul Tamam

Al-hamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam atas Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.

Saat berbuka puasa merupakan saat yang membahagiakan bagi shaimin. Haus dan dahaga terobati dengan hidangan berbuka. Namun, di tengah kesenangan itu janganlah lupa akan tuntunan dalam menyantap hidangan berbuka, yaitu dzikir atau doa.

Saat akan menyantap hidangan berbuka hendaknya membaca basmalah (bismillah):

بِسْمِ اللَّهِ

Bismillaah

“Dengan menyebut nama Allah” Baca entri selengkapnya »

timthumb

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam teruntuk Rasulullah –Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-, keluatga dan para sahabatnya.

Kewajiban Shiyam Ramadhan dimulai dengan masuknya bulan Ramadhan. Masuknya bulan diketahui dengan tiga cara:

Cara Pertama: Melihat hilal Ramadhan. Berdasarkan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala,

فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.” (QS. Al-Baqarah: 185) Baca entri selengkapnya »

Galleri ini menceritakan tentang sejarah perkembangan Al-Quran dari masa ke masa yg tersebar ke seluruh penjuru dunia dalam berbagai versi bentuk sesuai seni budaya masyarakat setempat namun sedikitpun tidak merubah susunan dan isinya. Sejak di turunkannya hingga nanti berakhirnya jaman, isi Al-Quran tetap sama tidak ada perubahan. Al-Quran tetap 114 surat, yang terdiri atas 6.236 ayat.

JAMINAN ALLAH TERHADAP AL QURAN

Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al Qur’an, sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merobah-robah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS: Al-Anaam/6:115) Baca entri selengkapnya »

Sesungguhnya kebenaran dan kebathilan akan terus berselisih hingga datangnya ketetapan Allah ‘Azza wa Jalla. Dan antara kedua-duanya memiliki pembela masing-masing. Akan tetapi akibat yang baik akan dimiliki yang haq dan pembelanya. Sekiranya kebathilan itu nampak di suatu zaman maka harus dilenyapkan dan dibantah. Dan demikianlah seterusnya hingga pada akhirnya yang haq lah yang akan unggul dan menang.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman yang terjemahannya, “Dan katakanlah, ‘Kebenaran telah datang dan yang bathil telah lenyap.’ Sungguh, yang bathil itu pasti akan lenyap.” (QS Al-Isra’: 81)

Di awal-awal Islam mengibarkan panjinya di Nusantara, ajaran sufi sangatlah nampak dan jelas eksistensinya. Terlebih pada abad ke-6 dan ke-7. Hal ini sebagaimana pernyataan Prof. Dr. Ahmad Mansur Suryanegara dalam bukunya, Menemukan Sejarah (hal. 160), “Tarekat mulai berkembang dan mempunyai pengaruh besar pada abad ke-6 dan ke-7 di Indonesia.” Baca entri selengkapnya »